This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 19 September 2016

Gawang Juventus Kembali Bobol via Sepak Pojok, Buffon Kecewa

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, memberikan pendapatnya setelah kekalahan 1-2 dari Inter Milan dalam laga Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (18/9/2016).

Bianconeri sempat memimpin 1-0 lewat gol Stephan Lichtsteiner (menit ke-66), tetapi lantas kemasukan dua gol akibat lesakan dari Mauro Icardi (68') dan Ivan Perisic (78').

Gol sundulan Icardi, yang berawal dari tendangan penjuru Ever Banega, menjadi sorotan dari Buffon.
Pasalnya, penjaga gawang yang menyandang 10 gelar Kiper Terbaik Serie A ini sudah kemasukan tiga gol yang berawal dari sepak pojok.

Sebelumnya, Fiorentina dan Sassuolo mampu mencuri gol dari proses yang sama dengan Icardi.
"Kekalahan ini menyakitkan. Selama di lapangan, kami berada di bawah tekanan," kata Buffon kepada Sky Sport Italia.

"Gol Inter merupakan kebobolan ketiga yang kami alami dari sepak pojok pada musim ini dan hal itu sungguh seperti bukan Juventus," ucap sang kapten lagi.

Icardi memang momok bagi Bianconeri. Dia sudah menggetarkan jala Juventus di Serie A sebanyak tujuh kali dari delapan pertemuan.

Kekalahan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Juventus kembali takluk dalam laga Serie A setelah sempat unggul lebih dulu. Terakhir kali mereka mengalaminya pada April 2015 saat menghadapi Torino. (Septian Tambunan)

Real Madrid Menang atas Espanyol, Zidane Samai Guardiola

Barcelona-Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menyamai rekor Josep "Pep" Guardiola saat timnya menang 2-0 atas Espanyol pada lanjutan La Liga di Stadion Cornella-El Prat, Minggu (18/9/2016) atau Senin dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Real Madrid pada laga ini dibukukan oleh James Rodriguez dan Karim Benzema. Kemenangan ini menjaga kesempurnaan Real Madrid yang meraup 12 poin dari empat pekan pertama Serie A.

Dihitung dari musim lalu, Real Madrid di bawah Zidane membukukan 16 kemenangan beruntun. 

Diamenyamai catatan Guardiola bersama Barcelona pada 2010-2011.

Pada pertandingan di kandang Espanyol itu, Real Madrid tampil tanpa Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale yang mengalami gangguan kesehatan. Namun, mereka tetap bisa mendominasi jalannya pertandingan.
Real Madrid menguasai 60 persen menguasaan bola dengan menciptakan 13 kali percobaan ke gawang lawan. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan peluang milik Espanyol yang sukses melepaskan 11 percobaan.

Yang menjadi pembeda dari peluang kedua tim adalah jumlah tendangan tepat sasaran. Total, Real Madrid memiliki tujuh tendangan tepat sasaran berbanding dengan dua dari Espanyol.
Tim tamu baru bisa memecah kebuntuan pada pengujung babak pertama. James berhasil melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima bola dari Toni Kroos dan tak mampu dibendung mantan kiper Real Madrid, Diego Lopez.

Pada menit ke-71, Real Madrid berhasil memperlebar jarak mereka dengan Espanyol melalui Karim Benzema. Striker Perancis itu berhasil menyambut umpan datar silang Lucas Vasquez di depan gawang Periquitos kawalan Diego Lopez.
Skor 2-0 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membuat Real Madrid kokoh dengan 12 poin dari empat laga, unggul tiga angka atas Barcelona dan Las Palmas.

Hasil lengkap pertandingan La Liga, Minggu (18/9/2016):
Osasuna 0-0 Celta Vigo
Athletic Bilbao 2-1 Valencia (Aritz Aduriz 24', 41'; Alvaro Medran 2')
Villarreal 2 - 1 Real Sociedad (Nicola Sansone 22', 25'; Yuri Berchinche 35')
Espanyol 0-2 Real Madrid (James Rodriguez 45'+2, Karim Benzema 72')

Susunan pemain:
Espanyol: 13-Diego Lopez, 6-Oscar Duarte, 20-Papa Diop, 4-Victor Sanchez, 16-Javi Lopez, 15-David Lopez, 28-Marc Roca (23-Diego Reyes 83'), 17-Hernan Perez, 19-Pablo Piatti (22-Alvaro Vazquez 10'), 7-Gerard Moreno (10-Felipe Caicedo 66'), 11-Leo Baptistao.

Pelatih: Quique Sanchez Flores.
Real Madrid: 13-Kiko Casilla, 4-Sergio Ramos, 3-Pepe, 12-Marcelo Vieira, 2-Daniel Carvajal, 19-Luka Modric, 10-James Rodríguez (22-Francisco Isco 62'), 14-Casemiro (8-Toni Kroos 19'), 20-Marco Asensio, 9-Karim Benzema (21-Alvaro Morata 72'), 17-Lucas Vazquez.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Man United, Rekor Transfer Dunia, dan Agen Berdarah Italia

"Anda harus memiliki 'bola' (ambisi) yang besar untuk menyelesaikan rekor transfer dunia dan Manajer Manchester United, Jose Mourinho, adalah salah satunya."
Begitu ucapan dari Mino Raiola, sang agen pemain, yang membuat Paul Pogba, gelandang asal Perancis, menjadi pemain termahal dunia.
Pogba pindah dari Juventus ke Setan Merah, julukan Manchester United, pada musim panas ini. Diperkirakan, dia dijual seharga 89 juta poundsterling (sekitar Rp 1,53 triliun) sekaligus memecahkan rekor transfer dunia. 

"Ini tidak hanya sekadar menghabiskan uang, tetapi lebih kepada memikul tanggung jawab menghabiskan uang itu dan berkata, 'ya, ini adalah 'laki-laki' (pemain) saya,'" ujar Raiola, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (19/9/2016).
Pria bernama asli Carmine Raiola ini pun berkomentar mengenai sosok Manajer Arsenal, Arsene Wenger, dan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
"Saya menghormati Arsene Wenger. Dia memiliki filosofi dengan mengatakan angka-angka ini tidak sesuai dengan apa yang ingin saya lakukan. Jadi, itu oke. Real Madrid? Kehendak Zidane kuat, tetapi kami tidak yakin itu kehendak klub," ujarnya.
Arsenal dan Real Madrid memang menjadi bumbu perpindahan transfer Pogba. 
Seperti diketahui, terkait transfer Pogba, Wenger sering mengeluarkan pendapat yang kontra atau tidak menyetujui soal harga transfer Pogba.

Pelatih asal Perancis itu mengatakan bahwa kesepakatan soal harga transfer Pogba merupakan sesuatu yang gila.
"Benar-benar gila jika Anda membandingkannya dengan kehidupan normal. Akan tetapi, kita hidup dalam dunia ketika setiap kegiatan menghasilkan banyak uang," kata Wenger yang merupakan sarjana ekonomi ketika itu.
Sementara itu, sebelum resmi ke Man United, Pogba sempat dikabarkan juga dekat dengan Real Madrid.

Pogba, Ibrahimovic, dan Mkhitaryan
Agen pemain yang lahir di Italia yang kemudian pindah dan besar di Belanda ini adalah sosok di balik kepindahan Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, dan Henrikh Mkhitaryan ke Manchester United.
"Saya pikir Manchester United ingin menunjukkan kepada dunia bahwa tidak akan berdiri diam. Mereka ingin menjadi yang terbaik. Mereka mengirimkan pesan dengan transfer yang mereka lakukan bahwa ini adalah klub terbesar di dunia," kata Raiola.
"Saya selalu mengatakan kepada pemain saya, 'Kita pergi ke mana kita dibutuhkan.' Man United selalu menjadi salah satu klub terbesar di dunia, apakah dengan reputasi atau 'neraka'," ujarnya merujuk pada nama besar dan tekanan yang bisa dirasakan pemain ketika bergabung.
Raiola mengatakan, Man United memang tidak bermain di Liga Champions dan pada musim lalu tidak berhasil menjuarai Premier League. Karena itu, menurut dia, Setan Merah membutuhkan Pogba, Ibrahimovic, dan Mkhitaryan.

Di balik transfer
"Man United telah berbicara kepada tim agen saya selama dua tahun tentang Pogba," kata Raiola menceritakan proses merekrut Pogba.

"Kami tahu kami harus menarik. Kami berbicara dengan Juventus. Mereka benar-benar serius ingin meraih Liga Champions. Juventus memberi Pogba nomor 10 dan kami katakan akan memberikan satu tahun lagi," ujarnya lagi.

Setelah itu, Raiola mengatakan bahwa dirinya kemudian menyusun rencana dan menginformasikan ada dua tawaran dari klub Premier League dan dua tim dari liga lainnya untuk Pogba.
"Paul mengatakan Man United masih di dalam hatinya. Wakil Presiden Man United, Ed Woodward, menginginkannya, dan Mourinho pun sama. Jadi, ketika digabungkan, kami tahu itu benar," ujar Raiola.

"Sebenarnya, untuk sang pemain, Real Madrid akan lebih mudah, La Liga, Liga Champions, tetapi Pogba ingin tantangan yang lebih besar," ujarnya.
Sementara itu, terkait transfer Henrikh Mkhitaryan dari Borussia Dortmund, Raiola mengatakan bahwa prosesnya agak sulit.
"Mkhitaryan lebih rumit. Kami hampir sepakat dengan klub lain di Premier League, tetapi Dortmund tidak akan membiarkan dia pergi. Karena itu, Man United mendorongnya 'melewati garis'," ujarnya.

Untuk Zlatan, Raiola mengatakan bahwa penyerang asal Swedia tersebut adalah sosok sempurna untuk Manchester United.
"Dia adalah seseorang yang tak kenal takut dan memiliki mental pemenang. Ibrahimovic adalah striker berkelas tinggi," ujarnya.

"Ibra telah berusia 34 tahun, tetapi dia adalah yang paling banyak bicara tentang pemain di Premier League. Reuni dengan Mourinho memberikan perasaan, 'Kami Manchester United, silakan datang dan coba untuk hentikan kami!’" ujarnya.

Tentang Raiola
Raiola lahir di Italia. Keluarga Raiola pindah ke Belanda ketika Raiola masih bayi. Ayahnya, seorang mekanik, kembali "dilatih" dengan bantuan neneknya untuk mengatur bisnis restoran keluarga.
"Saya bekerja keras. Saya membersihkan piring, menunggu di meja, dan saya energik," ujar Raiola menceritakan dirinya.

Darah Italia dalam diri Raiola mendasari nilai-nilai keluarga yang kuat dan ikatan yang terjalin erat dengan para pemainnya.
Kini, Raiola terdaftar dalam majalah Forbes sebagai salah satu agen paling berpengaruh dalam dunia olahraga.
Berdasarkan laporan Forbes pada September 2015, kekayaan dia mencapai 28,6 juta dollar AS.